DxOMark: Kamera Belakang OnePlus 7 Pro Mengejutkan

DxOMark: Kamera Belakang OnePlus 7 Pro Mengejutkan

Bergerak cepat, DxOMark berkesempatan untuk langsung menguji smartphone unggulan OnePlus 7 Pro dan hasilnya kini sudah mereka tayangkan. Kejutannya, OnePlus 7 Pro langsung menggebrak podium DxOMark dengan skor keseluruhan mencapai 111 poin.

Ya! Hasil yang diraih oleh OnePlus 7 Pro hanya terpaut satu (1) poin dengan dua smartphone unggulan lainnya, yakni Huawei P30 Pro dan Samsung Galaxy S10 5G, dimana keduanya memiliki skor yang sama, yakni 112 poin.

Memiliki skor penilaian yang begitu dekat, OnePlus 7 Pro menawarkan hasil yang luar biasa di hampir semua sub-skor foto dan video yang sudah ditentukan oleh DxOMark. Tercatat, smartphone ini memiliki jangkauan dinamic range yang mampu menjaga sorotan serta detail bayangan.

Selain itu, kamera belakang OnePlus 7 Pro dinilai memiliki pencahayaan

yang luar biasa dan kontrasnya bagus di semua kondisi pencahayaan. Reproduksi warna juga terbilang “luar biasa”, terutama untuk gambar luar ruangan dalam kondisi cerah.

Pengorbanan tekstur versus noise juga dapat dikontrol, dengan banyak detail di mana-mana. Hal ini paling jelas dalam pemandangan luar ruangan atau kondisi terang, di mana noise hampir tidak terlihat. Di sisi lain, ada beberapa kehilangan tekstur dalam kondisi cahaya yang lebih rendah dan noise menjadi nyata.

Dalam hal simulasi bokeh, OnePlus 7 Pro mampu bersaing dengan Samsung Galaxy S10 5G dan Huawei P30 Pro. Pengguna dijanjikan akan mendapatkan estimasi kedalaman yang lebih baik, masking subjek yang umumnya akurat, gradien blur yang optimal dan tampilan alami pada blur latar belakang.

DxOMark juga menilai bahwa lensa zoom 7 Pro memberikan hasil yang

sangat baik pada jarak dekat, sedangkan pada kisaran menengah noise lebih lazim dan warna agak lebih desaturasi daripada bidikan standar. Apapun, tingkat detailnya bagus.

Namun, pada jarak pembesaran yang panjang, kualitas gambar langsung terlihat kurang bagus jika dibandingkan dengan Huawei P30 Pro dan lensa 5x gaya periskopnya. Ya! Inilah salah satu kekurangan yang harus diterima oleh OnePlus.

Lantas, bagaimana jika kamera belakang OnePlus 7 Pro dipakai untuk merekam video? Dikatakan, OnePlus 7 Pro adalah perekam video “serba guna”, memiliki keunggulan untuk detail yang halus. Perangkat ini juga sudah ditunjang dengan sistem autofokus yang bagus.

Sayangnya, DxOMark mengatakan bahwa sistem stabilisasi yang dimiliki

oleh OnePlus 7 Pro kurang efesien dalam mengurangi guncangan kamera. Selain itu, artefak yang diinduksi berjalan dan ini yang berbeda dengan beberapa pesaingnya.

Eksposur video “cerah dan kuat” di sebagian besar kasus yang diuji oleh DxOMark, tetapi rekaman menjadi sedikit gelap dalam cahaya rendah yang ekstrem. Selain itu, rentang dinamis sedikit terbatas di lingkungan dengan kontras tinggi.

Baca Juga :