Targetkan Akses Universal 2019 dan SGGs 2030

Targetkan Akses Universal 2019 dan SGGs 2030

Akses Universal 2019 dan SGGs 2030

Dalam rangka percepatan pencapaian target Akses Universal 2019 dan SGGs 2030, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerjasama pembangunan sektor air minum dan sanitasi Kota Bogor dengan USAID IUWASH PLUS. Penandatanganan program kerja lima tahun tersebut dilakukan Wali Kota Bogor Bima Arya dengan Deputy Chief of Party USAID IUWASH PLUS Alifah Sri Lestari di Hotel Mirah, jalan Pajajaran Kota Bogor, Selasa (11/07/2017).

USAID IUWASH PLUS

USAID IUWASH PLUS merupakan program kerjasama teknis bilateral antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Amerika Serikat, Kota Bogor terpilih menjadi salah satu dari lima daerah pendampingan program di wilayah Jawa Barat berdasarkan surat Deputi Pengembangan Regional Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Nomor 8164/D.2/11/2016.

Laju perkembangan perkotaan Kota Bogor yang terbilang pesat memunculkan tantangan dalam pemenuhan kebutuhan dasar warganya, termasuk dalam pelayanan air minum dan sanitasi. Cakupan pelayanan air minum aman melalui sistem perpipaan di kota Bogor pada tahun 2016 mencapai 87,41 persen, dimana sebanyak 85,9 persen dilayani oleh PDAM dan 1,51 persen oleh SPAM komunal/masyarakat, sisanya masih menggunakan sistem individual (sumur, dll). Sedangkan cakupan pelayanan sanitasi layak pada tahun 2016 sebesar 67,24 persen yang dilayani melalui sistem individual (tangki septik) sebesar 64,29 persen IPAL komunal sebanyak 2,8 persen dan sistem terpusat (sewerage) sebanyak 0,22 persen.

Dengan gambaran tersebut

M maka masih ada tantangan yang cukup besar bagi Pemkot Bogor untuk memenuhi target universal diatas. Pemenuhan atas tantangan dalam bidang pelayanan dasar masyarakat tersebut sejalan dengan visi RPJMD Kota Bogor tahum 2015-2019, yaitu “Kota Bogor yang Nyaman, Beriman dan Transparan” dan misi kedua dan ketiga yakni “Menjadikan Bogor kota yang sehat dan Makmur dan “Menjadikan Bogor kota yang berwawasan lingkungan”.

Menurut Deputy Chief of Party USAID IUWASH PLUS Alifah Sri Lestari

rencana program kerja lima tahun ini disusun ini berdasarkan hasil kajian bersama terhadap permasalahan dan kondisi terkini sektor air minum dan sanitasi Kota Bogor. Rencana kerja tersebut selanjutnya didukung oleh program USAID IUWASH PLUS dan program-program dari lembaga lain.

Alifah menuturkan

USAID IUWASH PLUS sendiri merupakan program kerjasama teknis bilateral antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Amerika Serikat.USAID IUWASH PLUS mendukung Pemerintah Indonesia dalam pencapaian target akses universal dan.SDGs 2030. “Kota Bogor terpilih menjadi satu dari lima daerah di Jawa Barat yang mendapat program pendampingan ini,” katanya.

Artikel terkait :