AKTUALISASI WAWASAN KEBANGSAAN

AKTUALISASI WAWASAN KEBANGSAAN

AKTUALISASI WAWASAN KEBANGSAAN

AKTUALISASI WAWASAN KEBANGSAAN

1. Aktualisasi Wawasan Kebangsaan Dalam Bidang Politik

Politik diartikan sebagai proses yang terlibat dalam menentukan dan melaksanakan tujuan yang ingin dicapai dengan menggunakan kekuasaan yang dimiliki oleh pihak-pihak yang berkepentingan (Bolandier, 1986)

Wawasan kebangsaan dalam bidang politik itu terwujud dalam bentuk negara kesatuan yang berbentuk Republik, yang kedalam ada pembagian kekuasaan pemerintahan, yakni urusan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sedangkan keluar, politik luar negeri bangsa Indonesia adalah bebas dan aktif yang berorientasi kepada kepentingan nasional.

2. Aktualisasi Wawasan Kebangsaan dalam bidang Ekonomi

Indonesia merupakan satu kesatuan ekonomi, oleh karena itu kekayaan yang ada didalam wilayah Indonesia merupakan modal dan milik bersama bangsa Indonesia untuk menciptakan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Sejumlah faktor yang mempengaruhi perekonomian nasional Indonesia antara lain:

  1. Sumber Daya Manusia (SDM)
  2. Sumber Daya Alam (SDA)
  3. Modal
  4. Teknologi
  5. Infra Struktur
  6. Manajemen
  7. Hubungan Ekonomi Luar Negeri
  8. Regulasi

3. Aktualisasi Wawasan Kebangsaan Dalam Bidang Sosial Budaya

Terbentuknya bangsa Indonesia dilatarbelakangi oleh persamaan nasib serta persamaan cita-cita. Sumpah Pemuda tahun 1928 menjadi tonggak bersejarah perjuangan bangsa Indonesia untuk merdeka. Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa menjadi senjata yang ampuh untuk mewujudkan Kemerdekaan Indonesia.

Wawasan kebangsaan bersifat manunggal. Manunggal dibidang sosial berarti masyarakat Indonesia adalah satu kesatuan yang didalamnya bersifat pluralistis (berbagai suku, adat istiadat, ras, golongan) Manunggal dibidang budaya berarti bangsa indonesia memiliki kebudayaan nasional Indonesia. Corak ragam kebudayaan yang merupakan kekayaan budaya bangsa yang menjadi modal dalam pengembangan budaya bangsa.

4. Aktualisasi Wawasan Kebangsaan dalam Bidang Hankam

Pertahanan Negara adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan Negara, keutuhan wilayah NKRI, dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa  dan negara. Sedangkan keamanan dan ketertiban masyarakat adalah suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional dalam rangka tercapainya tujuan nasional yang ditandai oleh terjaminya keamanan, ketertiban, dan tegaknya hukum, serta terbinanya ketentraman yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah, dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainya yang dapat meresahkan masyarakat.

5. Aktualisasi Wawasan Kebangsaan dalam Konteks Integrasi Nasional.

Secara Sederhana wawasan Kebangsaan indonesia dapat didefinisikan sebagai cara pandang kesatuan kebangsaan indonesia. Dia bukanlah benda, akan tetapi lebih erat dengan konsep kerangka berfikir dan mentalitas. Wawasan kebangsaan dan integrasi nasional merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Dia ibarat “kepingan mata uang’ yang selalu menyatu dan saling menentukan kadar atau nilainya dalam pasar

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan untuk membangun wawasan kebangsaan Indonesia yang ‘solid’ dan integrasi nasional yang mantap serta kokoh.  Cara Mengatasi Konflik : Strategi, Pengendalian, dan Penyelesaian

  1. Kemampuan dan kesadaran bangsa dalam mengelola perbedaan-perbedaan SARA dan keaneragaman budaya dan adat-istiadat yang berkembang dan tumbuh di Indonesia.
  2. Kemampuan mereaksi penyebaran Ideologi asing, dominasi ekonomi asing serta penyebaran globalisasi dalam berbagai aspeknya.
  3. Membangun sitem politik dan pemerintahan yang sesuai dengan ideologi nasional (pancasila) dan konstitusi UUD 1945
  4. Menyelenggarkan proyek budaya dengan cara melakukan pemahaman kritis dan sosialisasi terhadap simbol-simbol identitas nasional.

Sumber Materi : https://guruips.co.id/