Kemendikbud Dorong SMK Ciptakan Wirausaha Muda

Kemendikbud Dorong SMK Ciptakan Wirausaha Muda

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ke­mendikbud) terus berupaya mengembangkan kewirausahaan di kalangan siswa SMK. Melalui program Bantuan Pengembangan Pembela­jaran Kewirausahaan SMK, para Ke­pala Sekolah ditantang untuk me­lahirkan lebih banyak wirausaha muda dari SMK.

”Program Sekolah Pencetak Wirau­saha ini untuk mengintegrasikan konsep

BMW yaitu bekerja, mela­njutkan studi, wirausaha,” ujar Ke­pala Subdirektorat Kurikulum Direk­torat Pembinaan SMK, Mochamad Widiyanto

Saat ini, kata dia, pendidikan kewi­rausahaan di SMK diimplementasikan dalam berbagai bentuk pembelajaran berbasis produksi dan bisnis seperti Teaching Factory atau Techno Park. Widi menargetkan pada tahun 2018 ini 150 SMK mengikuti program SMK Pencetak Wirausaha (SPW). Angkatan I program SPW ini diikuti sebanyak 114 sekolah.

”Kita berikan bantuan berupa bim­bingan teknis dan pembiayaan agar mereka melahirkan wirausaha muda. Targetnya 5 persen dari total lulusan dapat menciptakan lapangan kerja atau menjadi wirausaha,” jelas Widi.

Dia menerangkan, program SPW merupakan model pembelajaran yang

mendorong siswa untuk memiliki ke­terampilan melalui praktik usaha. Siswa didorong melakukan praktik wirausaha berbasis daring karena di­pandang relatif murah dan mudah untuk pemula. Khususnya bagi siswa generazi Z, sejalan dengan upaya men­ghadapi era industri 4.0. Target yang ditetapkan adalah omzet per semester.

”Indikator keberhasilannya kalau siswa tidak perlu mencari pekerjaan, bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya maupun orang lain. Kita ingin anak-anak ini semua­nya memiliki pekerjaan, bekerja atau wirausaha, tidak ada yang mengang­gur,” jelas Widi.

Direktur The Southeast Asian Mi­nisters of Education Organization (SAMEO)

Secretariat, Gatot Hari Priowirjanto, menyampaikan, SMK Pencetak Wirausaha (SPW) merupa­kan bagian dari upaya pemerintah mencapai target Revitalisasi SMK sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016.

Baca Juga :

KETM TAK HARUS DITERIMATetap Menjaga Kader AswajaSejarah Masuknya Agama Islam ke IndonesiaSejarah Proses Penciptaan Manusia Dalam Al-Qur’an

https://rollingstone.co.id/